Khamis, 13 Jun 2013

HIKMAH DAN ILHAM



Ilmu ini terjatuh langsung ke dalam hati. Yang mana bila dikaji atau diuraikan, akan jadi satu ilmu atau satu uraian yang sangat ilmiah. Artinya ilmu ini menjadi suatu ilmu yang sangat bermanfaat. Ilmu yang didapati itu tepat, meyakinkan, masuk akal, memberi kepuasan serta tidak meletihkan otak.

Berbeda dengan ilmu hasil belajar, membaca, berfikir atau mengkaji yang cepat menjemukan. Kadang-kadang ilmu kajian ini tidak tepat, tidak meyakinkan atau tidak masuk akal dan meletihkan. Untuk mendapatkannya perlu proses waktu yang lama. Artinya hasil membaca, berfikir setelah faham baru dapat ilmu.

Kalau begitu, ilmu laduni atau ilmu ilham bukan membawa syariat yang baru. Ilmu laduni membawa makna atau tafsiran yang baru, yang sesuai dijadikan tindakan dan penyelesai masalah untuk zamannya atau makna yang tertentu, khusus untuk orang itu.

Mengapa ilmu ilham atau ilmu laduni ini dikatakan sebagai penyelesai masalah sesuai dengan zamannya dan bukan untuk seluruh zaman? Kalau saya hendak misalkan ilmu Allah itu yakni ilmu Al Quran atau Sunnah Rasul, yang maha luas dan tidak berkesudahan itu diibaratkan sebagai khazanah lautan, setiap orang yang mencari khazanah lautan itu insya-Allah dapat sesuatu yang bermanfaat untuk dirinya dan juga untuk orang lain.

Jadi, orang yang dikurniakan ilmu laduni atau ilmu ilham ini adalah orang yang mendapat khazanah dari lautan ilmu Allah. Ada macam-macam ilmu dan setiap sesuatu ilmu itu mempunyai banyak pengertian dan tafsirannya. Jadi Allah memberi pengertian dan tafsiran masing-masing ayat sesuai pada seseorang itu untuk menyelesaikan masalah di zamannya.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan